Nego Gaji

“Berapa gaji yang anda minta harpkan..?”

Itu adalah pertanyaan yang sering kali di pertanyakan oleh pihak pemberi kerja kepada para calon karyawan. Sebenarnya pertanyaan besaran gaji (untuk pelamar umum/ bukan konsultan atau tenaga ahli) tujuannya untuk mengetahui berapa besar si pelamar menilai/ menghargai kemampuan dirinya sendiri. Apabila ada pertanyaan gaji dan anda menyebut nilai nominal maka sebenarnya anda sudah salah langkah (gugur) krn kalau anda menyebut nominal terlalu besar anda dianggap jual mahal namun kalau terlalu kecil anda dianggap murah (asal bisa kerja) dan yang terjadi anda akan dikejar dan disudutkan dengan pertanyaan seperti kejadian anda tersebut yaitu dianggap tidak loyal kalau ada yang menawari gaji lebih besar pasti pindah/keluar. Jawaban bijaksana adalah katakan nilai nominal ditempat anda kerja sebelumnya dengan jabatan terakhir apa dan ditambah sejumlah fasilitas serta bonus kalau ada. Namun kalau anda belum pernah kerja maka jawab saja apa adanya dan menerima standar gaji sesuai peraturan penggajian perusahaan yg baru. Seandainya anda dipaksa terus oleh pewawancara untuk menyebut nominal maka anda jawab bahwa “terlalu sulit untuk menyebut nilai nominalnya karena saya tidak tahu beban pekerjaan yang akan saya kerjakan di perusahaan bapak ini”

Yah, skiranya bgitchulah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s