Apakah Anda Ingin Menjadi Istri yang Selalu Dicintai Suami?

Buat perempuan yg menolak dimadu, berikut artikel yg (mudah2an) bermanfaat🙂

Kebanyakan istri beranggapan bahwa mereka

berhak atas cinta suaminya, anggapan ini tidak

sepenuhnya salah, karena memang salah satu pilar

tegaknya sebuah rumah tangga bahagia adalah adanya

mawaddah (cinta) antara suami istri. Tetapi, patut

direnungkan, bahwa cinta tidak datang dengan

sendirinya, dan ketika ia hadir tidak ada yang bisa

menjamin ia akan menetap selamanya. Ini artinya adalah

bahwa cinta memerlukan usaha! Jika ingin suami selalu

mencintai anda, maka sebaiknya anda jangan hanya

berkata “Loh! Dia kan suami saya, otomatis dia

mencintai saya dong! Kalau tidak ngapain dia memilih

saya menjadi istrinya.”
Bahwa suami mencintai anda karena anda adalah

istrinya, memang betul tetapi apakah anda yakin

cintanya selalu ada dan terus ada selamanya? Banyak

perempuan tidak yakin setelah menjalani kehidupan

rumah tangganya sekian tahun, apakah suaminya masih

mencintai dirinya seperti dulu? Untuk itu berhentilah

untuk bersikap pragmatis, berusahalah agar suami anda

selalu cinta, bahkan dari hari ke hari semakin

bertambah cintanya kepada anda.
Sebelum membicarakan cara membuat suami selalu cinta,

ada satu hal yang menjadi inti persoalan dan tidak

boleh dilupakan, yaitu cinta adalah anugerah yang

diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-hambanya, dan

inilah yang disebut dengan cinta yang hakiki atau

cinta sejati. Allah lah pemilik cinta dan Allah lah

yang menjadikan cinta di antara suami istri. “Dan di

antara ayat-ayatnya adalah diciptakanNya untuk mu

istri-istri dari jenismu sendiri, agar kamu merasa

tentram kepadanya, dan dijadikannya diantaramu rasa

cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang

demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang

berpikir.” (QS Ar-Ruum: 21)
Oleh karena itu, seorang istri yang selalu ingin

dicintai suaminya, hendaknya menyadari bahwa jurus

yang paling efektif untuk meraih itu semua adalah

dengan mendekatkan diri kepada Allah AWT, dengan cara

berusaha sekuat tenaga menjalankan perintah-Nya dan

menjauhi larangan-Nya, dengan kata lain berusaha

menjadi muslimah yang shalihah. Harm bin Hayyan

seorang ulama di masa Khalifah Umar bin Khattab ra

berkata, “Tiada seorang hamba yang mendekatkan dirinya

kepada Allah SWT, melainkan Allah SWT akan mendekatkan

hati orang-orang mukmin kepadanya, dan istri yang

senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah SWT, maka

Allah akan mendekatkan hati suaminya kepadanya, sampai

ia mendapatkan cintanya.”
Enam saran agar suami selalu cinta:
1. Berusaha dengan tulus dan ikhlas menyerahkan

hidupnya untuk berbakti kepada suami sambil berharap

pahala Allah SWT, meskipun sang istri sibuk di luar

rumah tapi ia tidak terlena dan lupa bahwa ia memiliki

peluang meraih syurga Allah dengan berbakti kepada

suami. “Apabila seorang perempuan menunaikan sholat,

puasa, memelihara kemaluannya dan berbakti, mentaati

suaminya, maka ia akan masuk syurga.” (HR Al-Bazzar).

Istri seperti ini memiliki nilai yang tinggi di mata

suaminya dan akan selalu dicintai suaminya.
2. Berusaha menjadi perempuan yang bersahaja dalam

nafkah, artinya tidak banyak menuntut, menerima dengan

rasa syukur betapa pun sedikitnya pemberian suami, dan

tidak boleh berlebihan dalam membelanjakan nafkah yang

diberikan oleh suami. Bila anda sanggup selalu

bersikap seperti ini maka cinta suami akan selalu

tercurah pada anda.
3. Sederhana dalam penampilan, karena dari hasil

penelitian umumnya laki-laki tidak menyukai perempuan

yang berpenampilan seronok dengan wajah penuh riasan

tebal, sebaliknya kesederhanaan lebih menarik bagi

mereka, sebab menurut mereka lebih memancarkan

kecantikan perempuan. Tetapi ini bersifat relatif,

sebaiknya kenali dulu kecenderungan suami anda, apakah

suami anda menyukai penampilan yang wah atau yang

sederhana. “Sebaik-baiknya perempuan adalah yang

menyenangkanmu bila engkau memandangnya, mentaatimu

bila engkau perintahkan dan menjaga dirinya dan

hartamu bila engkau tidak di rumah.” (HR Thabrani)
4. Berusaha untuk selalu sabar dan tidak menyakiti

hati suami. Perbedaan pendapat dan perselisihan antara

suami istri terkadang dapat memicu terjadinya

pertengkaran kecil atau besar. Bila anda menghadapi

keadaan ini, maka ingatlah bahwa anda sedang

berhadapan dengan dengan seseorang yang Allah berikan

yang sangat besar atas diri anda. “Seorang perempuan

belum dianggap menunaikan hak Tuhannya sehingga ia

menunaikan hak

suaminya.” (HR Ibnu Majah). Untuk itu apapun yang

bergejolak di hati anda maka berusaha untuk tetap

sabar agar tidak menyakiti hati suami anda.
5. Dapat mendampingi suami baik dalam suka maupun

duka. Apapun yang dialami suami anda, berusahalah

untuk menjadi pendampingnya yang setia. Misalnya di

saat suka menjadi pengingat agar suami tidak terlena,

dan di saat duka menjadi pelipur lara.
6. Berusahalah menjadi partner yang menyenangkan di

kamar tidur. Banyak perempuan yang masih merasa malu

untuk bersikap agresif kepada suaminya sendiri. Hal

ini disebabkan adanya anggapan perempuan yang agresif

terkesan murahan dan tidak terhormat. Anggapan ini

tidak berlaku bagi seorang istri yang agresif terhadap

suaminya sendiri. Belajarlah cara dan teknik

menyenangkan suami di tempat tidur dan anda akan

mendapati suami selalu melimpahkan cintanya untuk

anda.

Tulisan ini pernah dimuat di majalah Safina No. 10,
bulan Januari 2004 tahun I

6 responses

  1. Assalamualaikum wr. wb.,
    Masha Allah. Tabarokallah. Saya sampai tersentuh, terharu, dan bergetar membaca point2 menjadi istri yang selalu dicintai suami. Saya memohon pada Allah agar saya dapat menjadi istri yang selalu dicintai suami. Amin. Thanks a lot. Allahdzakhair. Wassalam.

  2. mohon doa restunya yaaaaaa ….
    coz i having my family lot colour of life.
    i have son age about month.
    i love my husband a lot. but smtime i rasa husband g gt love i.
    tapi kadang malah i rasa husband cinta mati banget sm i.
    my God…. thanks to have him

  3. Subhanallah, tulisan yang bagus.
    Allah menghadirkan cinta dalam kehidupan manusia adalah untuk memberi maslahat padanya. Hanya saja patut kita prihatin bahwa, realitas cinta hari ini “telah menimbulkan banyak problema”, tentu bagi mereka yang tidak memahami hakekat cinta. Dalam hal kehidupan rumah tangga, cinta menjadi faktor yang sangat penting untuk kelestarian dan masa depan rumah tangga. Karena itu setiap kita harus belajar untuk menjadi pencinta sejati. Maksudnya, pemahaman akan cinta itu perlu diluruskan, karena jika tidak, bukan maslahat yang didapat melainkan mudhorat. Untuk itu belajarlah tentang cinta dari orang yang paling mengerti hakekat cinta. Dalam pandangan saya, manusia yang pernah lahir ke bumi ini yang paling memahami hakekat cinta adalah Rasulullah Muhammad SAW, karena itu belajarlah padanya. Satu hal yang mesti dipahami oleh setiap orang, dan ini menjadi prinsip penting dalam menghadirkan cinta dalam setiap diri manusia, bahwa cinta kepada segala sesuatu yang bersifat duniawi hendaklah merupakan pengejawantahan dan representasi dari cinta pada Allah dan Rasulnya. Sebab jika tidak maka cinta itu menjadi tidak jelas arah dan tujuannya. Rajuklah cinta, semaikanlah cinta dalam dirimu, sehingga ia makin membuka jalan menuju cinta sejati, cinta pada Allah SWT. Jika ini bisa dibangun dengan baik, maka insya Allah segala sesuatu yang sifatnya semu dan bernilai kebendaan akan terkikis secara perlahan, termasuk didiklah dirimu untuk tidak egois dalam memahami arti cinta.

    Ini dulu deh, insya Allah akan disambung lagi

    Wassalam

    Ikhwanfillah di bumi Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s